organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama dalam mewujudkan visi dan misi yang sama. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah bagi orang-orang untuk berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.
perbedaan Dalam Organisasi
Faktor utama penyebab perbedaan individu dalam organisasi adalah kepribadian. Kepribadian masing-masing individu berbeda, masing-masing individu mempunyai kepribadian yang khas dan unik dikarenakan mempunyai latar belakang yang berbeda (terbentuk karena latar belakang demografi), latar belakang demografi mencakup usia, ras dan gender. Latar belakang demografi ini mempengaruhi kemampuan dan keterampilan seseorang dan juga pengambilan keputusan dalam bekerja. Jadi masing-masing individu berinteraksi, bersikap, dan berperilaku dengan cara yang berbeda.
Cara menghilangkan perbedaan-perbedaan antar anggota dalam organisasi adalah meninjau tingkat kepuasan kerja. Kita bisa mengatasi perbedaan individu dalam suatu organisasi dengan cara meninjau tingkat kepuasan kerja mereka. perbedaan yang ada didalam organisasi yaitu :
- Usia
2. Gender
perbedaan dari segi ini tergantung dari karakter pekerjaan nya atau organisasinya sendiri. Ada beberapa organisasi yang hanya mempekerjakan wanita saja atau laki laki saja. seperti organisasi dibidang modeling yang hanya kusus perempuan saja atau laki-laki saja.
3. Ras dan Etnis
Dalam segi ini sepertinya sangat sensitif. karna banyak organisasi yang menerima perbedaan antara berbagai ras dan etnis. karna saat ini banyak warga daerah yang merantau ke ibu kota sehingga tidak sedikit yang menerima pekerja atau anggota organisasi mereka dari daerah dan suku dari mana pun. Selagi mereka memiliki visi dan misi yang sama dengaqn organisasi.
4. Senioritas
tidak sedikit organisasi yang masih memiliki kebiasaan senioritas disuatu perusahaan atau oranisasinya. Demi untuk menunjukan jabatan dan kekuasaan didalam orgnisasi nya.
5. Religion
Agama memiliki pengaruh kuat dalam diri seorang individu. Konsep kereligiusan seseorang mempengaruhi penilaian, keyakinan, dan perilaku individu dalam berbagai situasi. Agama merupakan penghubung antara manusia dengan apa yang bagi mereka suci, sakral, spiritual, atau ilahi.
6. Orientasi sexual
Orientasi seksual adalah sebuah preferensi seksual atau pilihan yang menentukan apakah seseorang memilih anggota jenis yang sama (homoseksual) atau lawan jenis (heteroseksual), atau keduanya (biseksual) untuk kepuasan seksual. biasanya organisasi yang mau menerima sifat seperti ini adalah organisasi seperti salon atau designer.
7. Gender Identity
gender identity yaitu keinginan yg berlawanan dari jenis kelamin nya.
Contoh Kasus
seperti contoh nya, suatu salon menerima pegawai yang memiliki masalah klamin ganda, maka salon tersebut khusus nya pemiliknya harus mau menerima omongan yang tidak enak atau bahkan cemoohan dari lingkungan sekitar karna memperkerjaan seseorang yang memiliki kepribadian ganda. Perusahaan pun harus berani mengambil resiko kalau data-data yang diberikan si pelaku adalah palsu karna dia bisa berganti ganti klamin.
Saran
Dengan tulisan saya ini, saya berharap masyarakat mampu menghargai segala perbedaan yang terjadi diantara sekitar kita. karna akan selalu ada perbedaan dimana pun kita berada. Dari segi apapun itu. Tugas kita sekarang hanya menghargai dan saling menerima perbedaan itu.
Daftar Pustaka
http://psiabnormal.blogspot.co.id/2010/08/gangguan-seksualitas-bagian-4.html//http://www.kompasiana.com/helenachandrasagita/perbedaan-individu-dalam-suatu-organisasi_552e10736ea834d82f8b4571//https://www.google.com/search?q=contoh+kasus+perbedaan+gender+dalam+organisasi&ie=utf-8&oe=utf-8//http://kartika-s-n-fisip08.web.unair.ac.id/artikel_detail-37086-hardskill%20-PERILAKU%20INDIVIDU%20DALAM%20ORGANISASI%20.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar