Kamis, 10 September 2015

perilaku organisasi

1.Pengertian Ekonomi Makro
 Ekonomi makro adalah studi tentang ekonomi secara keseluruhan. Makro-ekonomi menjelaskan perubahan ekonomi yang mempengaruhi banyak masyakarakat, perusahaan, dan pasar.masalah ekonomi makro saat ini yaitu :
 a. Masalah Kemiskinan dan Pemerataan
b. Krisis Nilai Tukar
c. Masalah Utang Luar Negeri
d. Masalah Perbankan dan Kredit Macet
e. Masalah Inflasi.
f. Pertumbuhan Ekonomi dan Pengangguran

 2. Contoh Kasus
  seperti yang terjadi pada saat ini di indonesia, dampak yang dirasakan Indonesia antara lain karena perekonomian dunia melemah sehingga pasar ekspor bagi produk Indonesia menjadi sangat menurun, nilai tukar rupiah terdepresiasi sehingga hutang luar negeri pemerintah maupun swasta menjadi beban yang cukup berat. banyak perusahaaan swasta maupun negri yang mengalami kerugian. tidak sedikit juga perusahaan yang memberhentikan para pekerjanya atau PHK. Seperti contohnya saat ini akibat dampak dari pengangguran dan PHK banyak dari mereka yg harus memutar otak sekedar untuk makan esok hari. mereka yg diPHK justru mereka yg berpenghasilan sehari hari rendah. bayangkan mereka yang miskin akan semakin miskin. Dampaknya pun akan meluas, karna pengangguran dimana mana, maka akan mengakibatkan kekerasan dan perilaku kejahatan dimana mana.

3. Teori Ekonomi Makro
  1.    Ibnu Khaldun (1332-1046 / 732-808 H).
Kajian ekonomi ini juga dibicarakan oleh filosof islam, Ibnu Khaldun dalam bukunya Muqaddamah,bagian V, “motif ekonomi timbul karena hasrat manusia yang tidak terbatas, sedangkan barang yang memuaskan kebutuhannya itu sangat terbatas.

 2.Adam Smith (1723-1790 M).
Perkembangan ilmu ekonomi dimulai pada saat Adam Smith (1723-1790) menerbitkan bukunya yang berjudul “An Inquiri into the Nature and Causes of the wealth of Nations” yang kemudian dikenal dengan “Wealth of Nations” (1776).
Adam Smith menyatakan bahwa seperti alam semesta yang berjalan serba teratur, sistem ekonomi pun akan mampu memulihkan dirinya sendiri (self adjustment), kerena ada kekuatan pengatur yang disebut sebagai tangan-tangan tak terlihat (invisible hands).
 3.    Jonh Maynard Keynes dan Umer chapra (1929-1933).
Sebelum terjadinya kelesuan perekonomian dunia pada tahun 1929-1933 yang dikenal sebagai Depresi Besar (Great Depression), ilmu ekonomi tidak mengenal dikotomi mikro-makro. Namun Depresi Besar (Great Depression) membuyarkan keyakinan hipotesis ekonomi klasik, karena Depresi Besar terjadi dalam waktu yang lama dan menimbulkan masalah-masalah besar.
Jonh Maynard Keynes, melontarkan pendapat untuk memperbaiki keadaan melalui bukunya The Genera! Theory of Employment, Interest and Money. Keynes menyanpaikan dua hal pokok, yang pertama adalah kritik ilmiah terhadap kebenaran hipotesis klasik tentang keampuhan mekanisme pasar yang dipercayai sejak zaman Adam Smith. Menurutnya kelemahan teori klasik adalah lemahnya asumsi tentang pasar yang dianggap terlalu idealis dan terlalu ditekankannya masalah ekonomi pada sisi penawaran. Pokok pikirannya yang kedua berupa usulan pemulihan dengan memesukan  peranan pemerintah dalam perekonomian dalam rangka menstimulir sisi permintaan.
  
4. Kesimpulan
 
 Dari tulisan diatas dapat disimpulkan bahwa permasalahn ekonomi ada banyak macamnya, sebagian kecilnya yaitu :

 a. Masalah Kemiskinan dan Pemerataan
b. Krisis Nilai Tukar
c. Masalah Utang Luar Negeri
d. Masalah Perbankan dan Kredit Macet
e. Masalah Inflasi.
f. Pertumbuhan Ekonomi dan Pengangguran

  
5. Daftar Pustaka 

http://sarmantaginting02.blogspot.co.id/2013/03/teori-ekonomi-makro.html , http://ekatrilinda.blogspot.co.id/ , https://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_makro ,
 https://bayu96ekonomos.wordpress.com/modul-materikuliah/pengantar-ekonomi-makro/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar